Jangan Digulung Brother

0
38


JANGAN DI GULUNG BROTHER
.
Dalam hadits Ibnu ‘Abbas disebutkan, Nabi ﷺ bersabda, “Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bagian anggota badan:
(1) Dahi (termasuk juga hidung, beliau mengisyaratkan dengan tangannya), (2,3) telapak tangan kanan dan kiri, (4,5) lutut kanan dan kiri, dan (6,7) ujung kaki kanan dan kiri. Dan kami dilarang MENGUMPULKAN PAKAIAN DAN RAMBUT.” (HR. Bukhari no. 812 dan Muslim no. 490)
.
Dalam hadits di atas disebutkan larangan mengumpulkan pakaian dan rambut.
Apa yang dimaksud perkataan tersebut? ‘Kaftu’ dalam hadits yang dimaksud adalah mengumpulkan atau menggabungkan.
Jadi gampangnya, maksud hadits diatas adalah larangan melipat pakaian baik itu lengan baju, maupun celana dan mengikat/menyanggul rambut.
.
Lantas bagaimana jika kita memakai celana yang isbal (menjulur di bawah mata kaki) dan supaya tidak isbal, maka celana pun dilipat. Apakah seperti itu dibolehkan?
.
Isbal jelas sudah ada larangannya bagi laki-laki. Nabi ﷺ bersabda, “Kain yang berada di bawah mata kaki itu berada di neraka.” (HR. Bukhari no. 5787)
.
Sedangkan melipat celana saat shalat pun terdapat larangan sebagaimana diterangkan di atas.
.
Intinya, ada dua larangan yaitu larangan isbal dan larangan melipat pakaian saat shalat. Dan sudah pasti hukum isbal adalah lebih dahsyat karena sampai diancam neraka, juga tergolong DOSA BESAR. Adapun melipat celana dalam shalat dihukumi MAKRUH.
.
Dalam keadaan seperti ini dipilih yang lebih penting yaitu menjauhi isbal dan shalat dalam keadaan melipat celana hingga di atas mata kaki. (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab)
.
Ringkasnya, celana pria tersebut baiknya dipotong (tidak dilipat terus menerus) sehingga berada di atas mata kaki dan tidak punya keinginan untuk isbal di lain waktu.
.
Wallahu a’lam, semoga bermanfaat.
___________________________
.
🖥 Youtube : salaf ittiba
🌐 Telegram : t.me/salafittiba
📱 Instagram : @salaf.ittiba
📽️ Video : @salafittiba.tv
💻 Facebook : Salaf Ittiba

Sumber: @salaf.ittiba